BORNEONEWS, Muara Teweh - Kabupaten Barito Utara merupakan daerah pemasok terbesar jagung di Kalteng dan Kalsel selama 2016. Khususnya untuk kebutuhan bahan baku pakan ternak di pabrik PT Comfeed di Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

"Kabupaten Barito Utara berada di urutan pertama dari seluruh kabupaten di Kalteng dan Kalsel sebagai penghasil jagung yang disuplai untuk pabrik pengolahan pakan ternak yang ada di Kalsel," ujar Bupati Barito Utara Nadalsyah, Selasa (17/10/2017).

Untuk mempertahankan prestasi itu, Pemkab Barito Utara pada tahun ini menawarkan pembukaan lahan jagung secara luas di sejumlah desa. Di antaranya Desa Sabuh dan Desa Batu Raya I seluas 975 hektare serta Batu Raya II seluas 750 hektare.

Untuk menyiasati larangan membuka lahan dengan cara membakar, Pemkab Barito Utara menggandeng Perusahaan Daerah (Perusda) Batara Membangun dalam proses penggarapan lahan secara modern.

"Untuk menjalankan program tanaman jagung itu pemerintah pusat memberikan bantuan bibit jagung dengan sarana pendukung berupa pupuk pertisida dan herbisida," kata Bupati.

"Jadi mengenai hasil panen, petani tidak akan dirugikan dan tidak akan dibebankan karena petani bekerja sudah mendapatkan upah dari Perusda Batara Membangun. Jangan sampai ada opini masyarakat bahwa Perusda memaksa petani untuk bekerja sama. Tetapi sebetulnya tidak. Perusda membantu masyarakat sepenuhnya," sebut dia. (RAMADANI/B-3)