BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Punding S Merang menyambut baik dimulainya pembangunan perumahan relokasi warga yang tinggal di daerah rawan bencana banjir. Seperti perumahan relokasi warga Desa Tumbang Lampahung di ruas jalan penghubung Kuala Kurun-Tumbang Miwan. Bahkan, sebagian besar pondasi rumah mulai dibangun oleh masyarakat yang direlokasi.
"Intinya kami sangat mendukung program relokasi. Dengan mulai terbangunnya perumahan relokasi, maka warga akan cepat pindah dari daerah rawan bencana ke tempat relokasi," ujar Punding saat dibincangi borneonews melalui sambungan telpon, Rabu (18/10/2017).
Dia mengharapkan, masyarakat yang direlokasi dan mendapat bantuan untuk membeli bahan bangunan rumah dengan memanfaatkan bantuan dari pemerintah. Hal itu agar rumah relokasi cepat selesai dan bisa ditempati oleh masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas Budhy menyampaikan, tahun ini ada dua desa rawan bencana banjir di wilayah Kabupaten Gunung Mas yang mendapat program relokasi dari Kementrian Sosial Republik Indonesia. Yakni, Desa Tumbang Lampahung di Kecamatan Kurun dan Desa Tumbang Bunut di Kecamatan Rungan.
"Di Desa Tumbang Lampahung ada 133 rumah yang direlokasi dan di Desa Tumbang Bunut ada 33 rumah," terang Budhy. (EPRA SENTOSA/B-2)
Wakil DPRD Sambut Baik Pembangunan Perumahan Relokasi
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gunung Mas Siapkan Raperda Perlindungan Kekayaan Intelektual pada 2027
Ketua DPRD Gunung Mas Berharap TNI Selalu Hadir untuk Masyarakat
Putus Rantai Kekerasan, DPRD Gunung Mas Ajak Perempuan Berani Melapor
DPRD Gumas Ajak Masyarakat Jadikan Hari Kesaktian Pancasila Momentum Perkuat Semangat Membangun Daerah
Tes Bebas Narkoba hingga BPD Harus Netral jadi Kesepakatan pada RDP Persiapan Pilkades 2027
Banggar DPRD Gunung Mas Beri Sejumlah Catatan, dari PAD hingga Penanganan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







