BORNEONEWS, Sukamara - Hasil pemeriksaan Infeksi Visual Asam Asetat (IVA) atau deteksi dini kanker mulut rahim (serviks) yang digelar IAD Sukamara bekerjasama dengan Puskesmas Sukamara, dinyatakan tidak ada peserta yang positif kanker serviks.
"Dari 80 orang yang diperiksa tidak ada yang terdeteksi gejala kanker serviks," ujar Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Sukamara, Yoan Ono, Rabu (18/10/2017).
Ada beberapa peserta yang rahimnya mengalami radang, namun hal tersebut bukan termasuk ciri-ciri terkena kanker.
"Hasil ini nantinya akan kita laporkan kepada IAD Pusat. Kita bersyukur peserta di wilayah kita tidak ada yang menderita kanker mulut rahim," ucapnya.
Dalam program tersebut, awalnya IAD menargetkan sebanyak 20 peserta. Dan ternyata melebihi target yakni diikuti sebanyak 80 peserta. (NORHASANAH/B-11)








