BORNEONEWS, Palangka Raya – Serapan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk APBD 2017 masih jauh dari target. Pada triwulan III realisasi keuangan masih menunjukkan angka 58,96 persen. Sedangkan perhitungan serapan fisik di angka 60,49 persen.
Idealnya, serapan anggaran pada titik akhir September serapan anggaran seluruh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) Pemprov Kalteng sudah mencapai angka 85 persen. Hal ini menjadi titik tekan Rapat Kordinasi Pengendalian (Rakordal) triwulan III.
“Karena serapan anggaran seluruh SOPD masih kisaran itu, maka waktu yang tersisa 2,5 bulan ini harus dikejar dengan langkah-langkah strategis,” kata Kepala Badan perencanaan pembangunan daerah dan penelitian pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng Yuren S Bahat, Kamis 19/10/2017).
Ia mengakui serapan anggaran tidak maksimal. Lalu bagaimana instansinya bersikap? Yuren mengatakan tugas pihaknya hanya mendorong SOPD melakukan hal itu (Percepatan serapan), sebab instansinya hanya bertugas melakukan rekapitulasi laporan yang disetorkan pada kepala SOPD.
“Kan intinya pada mereka, yang merencanakan dan menggunakan anggaran itu ya tiap SOPD. Maka merekalah tugas dan tanggungjawab untuk mempercepat serapan anggaran yang direncanakan mereka,” tukasnya. (ROZIQIN/B-5)
Serapan Anggaran 2017 Kalteng Hanya 58,9 Persen, Ini Kata Bappedalitbang
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







