BORNEONEWS, Sampit - Seorang kakek yang diketahui bernama Sudaryanto (51), karyawan PT Sapta Karya Damai (SKD), ditemukan tewas di perusahaan tersebut blok 12/13 divisi 7, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (18/10/2017).
Dia ditemukan dengan kondisi tengkurap dengan memegang telepon genggam. Di dalam tas yang dia bawa juga ada alat pancing. "Korban ditemukan oleh seorang warga yang mau pulang mancing, dan melihat korban tergeletak di jalan, tepat di samping sepeda pancalnya," ujar Subhan, salah satu warga sekitar.
Setelah menemukan jenazah tersebut, warga langsung melaporkan kepada pihak perusahaan terkait hal tersebut. Setelah itu, pihaknya membawa korban ke puskesmas terdekat, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit.
Namun saat di RSUD Dr Murjani Sampit, keluarga korban tidak mau dilakukan visum. Karena, korban memang memiliki riwayat penyakit dalam. Sehingga korban langsung dibawa keluarganya pada hari Kamis (19/10/2017) ke Palangka Raya untuk diberangkatkan ke kampung halamannya di Banjar Negara, Jawa Tengah (Jateng).
"Kami hanya memandikan dan mengafani, rencananya jenazah akan dibawa keluarganya pulang ke Pulau Jawa," ujar Kepala Kamar Jenazah RSUD Dr Murjani Sampit Castro. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
Kakek Ditemukan Tewas saat Mancing di Desa Natai Baru
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







