BORNEONEWS, Sampit
- Anggota DPRD Kotawaringin Timur Dani Rakhman menekankan agar sektor produktif harus diutamakan. Ini salah satu upaya dalam rangka mensiasati kekurangan anggaran, terutama pada tahun anggaran 2018.

Menurut Dani, jangan ada lagi kegiatan yang tidak ada timbal baliknya bagi masyarakat dipaksakan untuk dikerjakan. Sebab, itu tidak akan berdampak secara positif ke depan. Oleh karena itu, ia mendorong agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Misalnya peningkatan sektor pertanian, perikanan, infrastruktur jalan di pemukiman, pendidikan dan kesehatan, nah semacam ini yang sekarang dibutuhkan masyarakat," kata Dani Rakhman saat dihubungi Borneonews, Sabtu (21/10/2017).

Bukan sebaliknya, kata dia, kegiatan yang disetujui itu merupakan kegiatan yang muaranya tidak mampu untuk meningkatkan masyarakat, dengan demikian seberapapun besaran anggaran daerah akan dirasakan dampaknya secara besar bilamana program yang terlaksana benar-benar terukur dan terarah.

"Mau anggaran sebesar apa kalau tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat buat apa, sampai kapanpun tidak akan terasa manfaatnya bagi kepentingan masyarakat," ucap politisi partai Demokrat ini.

Pemikiran semacam ini menurut Dani Rakhman yang harus dilakukan, agar apa yang menjadi kebutuhan di masyarakat bisa menjadi skala prioritas dan mengakomodir kepentingan orang banyak, itu sejalan dengan visi misi daerah ini dalam rangka bergerak cepat membangun Kotim. (NACO/B-8)