BORNEONEWS, Palangka Raya - Baru-baru ini SMAN 5 Palangka Raya menerima kunjungan kerja dari komisi III DPRD Kabupaten Barito Selatan. Para wakil rakyat yang terdiri dari Yangsi Hartini, Ida Riani, Hatilawati, Akhmad Fauzi, Rinto Rahman, Tamarzam, dan Melsa Ari Hastuti ini kabarnya berjanji akan membantu mempertahakankan status sekolah berasrama bagi SMAN 5 Palangka Raya.
"Kita sudah ceritakan kepada rombongan kunker itu bahwa dua tahun belakangan kita sudah tidak menerima siswa berasrama. Ya ada sekarang hanya siswa kelas XII, sedangkan yang kelas X dan XI tidak diasramakan. Teranya pihak Komisi III DPRD Barsel yang membidangi pendidikan malah berjanji akan turut memperjuangkan agar sekolah ini tetap berasrama," kata Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Arbusin kepada Borneonews, Sabtu (21/10/2017).
Ini dilakukan juga, tutur Arbusin menirukan, agar putra-putri dari daerah, termasuk Barsel bisa belajar di sekolah yang dulu dinamai SMA Plus ini.
"Komisi III katanya akan mencoba memberikan masukan kepada gubernur dan dinas pendidikan agar keberadaan sekolah berasrama ini tetap dipertahankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan gairah mengenyam dan meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Tengah.
Tanpa acara makan siang, silaturahmi dan obrolan itu pun usai setelah perwakilan dewan menyerakan cenderamata kepada kepala sekolah. Foto bersama pun dilakukan sebelum rombongan anggota dewan yang terhormat itu pamit untuk melanjutkan perjalanan. (TESTI PRISCILLA/B-5)








