BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Desa (Pemdes) Pematang Limau akan mengalokasikan anggaran dana desa dan dan desa (ADD/DD) sebesar Rp1,5 miliar pada tahun 2018 mendatang yang akan diperuntukkan bagi peningkatan sektor ekonomi masyarakat desanya.

Menurut Pj Kepala Desa Pematang Limau Jailani, di 2018 alokasi kucuran yang diterima oleh Pematang Limau Kecamatan Seruyan Hilir akan mengalami peningkatan sebesar 100% dari jumlah ADD/DD yang diterima pada tahun ini. "Kalau pada 2017 ini dana yang kita terima sebesar Rp1,7 miliar, maka pada 2018 sudah dipastikan mengalami peningkatan menjadi sebesar sekitar Rp2,7 miliar. Separo dari dana tersebut penggunaannya akan kita arahkan ke sektor ekonomi," kata Jailani, Sabtu (21/10/2017) sore.

Dengan adanya pengalokasian dana sebesar itu untuk peningkatan ekonomi masyarakat, lanjut dia, maka pembangunan infrastruktur melalui dana desa akan dikurangi.

Adapun beberapa upaya untuk penggerakan sektor perekonomian yang akan dilakukan, jelas dia, seluruhnya dilakukan berdasarkan usulan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan. Antara lain, melalui program pembinaan masyarakat melalui pengusulan bantuan modal baik itu kepada kelompok tani atau kelompok usaha masyarakat lainnya, pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan baik itu usaha rumahan maupun usaha kecil menegah, serta melalui program peningkatan SDM masyarakat. "Jika dari sekian program yang berkaitan dengan sektor perekonomian tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar, maka harapan kita untuk peningkatan ekonomi juga turut dapat tercapai," ungkapnya.

Jailani menambahkan, terkait penggunaan alokasi ADD/DD yang diterima oleh desa, pihaknya akan selalu terbuka kepada masyarakat. "Kita akan bersama-sama melakukan transparasi akuntabel penggunaan dana. Dimana dalam tahapan program, itu yang merencanakan masyarakat, melaksanakan masyarakat dan menikmati hasilnya pun juga masyarakat," jelasnya. (PARNEN/B-2)