BORNEONEWS, Sampit - Pemberitahuan terhadap sistem pelayanan RSUD dr Murjani Sampit akan ter-update melalui sistem, bahkan itu akan segera diterapkan dalam waktu dekat, salah satunya untuk mempermudah mendapatkan informasi soal kamar atau ruangan.
"Saat ini sistemnya sedang digarap dan dalam tahap pengerjaan, ke depan akan ditampilkan data kamar, kita sudah adopsi sistem, namun masih belum saya buka," kata Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr Murjani Sampit, dr Yudha Herlambang.
Menurut Yudha, pihaknya akan terus memperbaiki sistem pelayanan rumah sakit, apalagi saat ini harus menyesuaikan dengan tipe rumah sakit yang saat ini menyandang status tipe B.
"Termasuk kita dalam waktu dekat ini akan selesai ruangan baru untuk perawatan bersalin ibu dan anak, Desember ini selesai mudahan Januari ini bisa operasional," kata Yudha, Senin (23/10/2017).
Termasuk komitmen Bupati Kotim dalam mendukung pelayanan kesehatan di Kotim, dengan melakukan pembangunan melalui multiyears untuk beberapa ruangan di rumah sakit. Dengan demikian apa yang menjadi masalah di rumah sakit bisa terurai.
"Fasilitas kita memang terbatas, mudahan dengan komitmen Pak Bupati meningkatkan fasilitas dapat terus mengurai permasalahan yang ada," tegas Yudha.
Program pemerintah daerah menurut Yudha tentu mereka sambut baik, dari itu penunjangan fasilitas itu harus diimbangan dengan kerja yang ekstra juga. Namun demikian diakui Yudha saat ini tenaga dokter di rumah sakit belum lengkap jika disesuaikan dengan tipe rumah sakit.
Untuk mengatasi itu pemerintah daerah selain menjanjikan akan memberika tunjangan besar bagi dokter yang mau bertugas di Kotim, pihak rumah sakit juga sudah berkoordinasi sejumlah fakultas kedokteran. (NACO/B-5)
Ke Depan RSUD dr Murjani Sampit Gunakan Sistem Informasi Kamar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DLH Kotim Perjuangkan Pembangunan Laboratorium Lingkungan untuk Dongkrak PAD
Bupati Kotim Ajak Perbanyak Doa Minta Hujan saat Karhutla Belum Reda
Penjual Nanas Dialihkan ke Lingkar Utara setelah Jalan Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup
Pembenahan Dermaga Inhutani Terkendala Aset, Dishub Kotim Rencanakan Bangun Halte Sungai Sampit-Seranau
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Warga Mulai Beradaptasi dengan Jalur Baru Setelah Jalan Tjilik Riwut Ujung Bandara Haji Asan Ditutup Permanen
Komentar (0)
Memuat komentar…







