BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Program peremajaan (replanting) tanaman sawit rakyat akan membawa bangsa Indonesia semakin sejahtera dan berdaulat.

"Peremajaan kebun sawit rakyat tersebut didukung penuh oleh pemerintah dan dunia usaha. Kesediaan Presiden Joko Widodo untuk menandai program replanting ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap sektor kelapa sawit," kata Wakil Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Rino Afrino, di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Masyarakat, menurut Rino, semakin termotivasi untuk menanam sawit setelah kehadiran Presiden Jokowi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pekan lalu untuk menanam perdana dalam program replanting kebun rakyat.

"Maju mundurnya industri sawit sangat mempengaruhi kehidupan dari 22 juta masyarakat, sehingga dampaknya besar bagi pembangunan ekonomi, khususnya upaya penciptaan lapangan kerja, penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia. Presiden sepertinya sangat memahami hal tersebut," papar dia.

Dukungan pemerintah terlihat dari kerja keras Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Luar Negeri untuk memajukan industri ini melalui berbagai forum nasional dan global.

"Keberpihakan pemerintah Jokowi sangat jelas dan perlu diapresiasi melalui kerja keras dan pantang menyerah dari para pemangku kepentingan sawit dalam berbagai forum," ujar Rino. (NEDELYA RAMADHANI/m)