BORNEONEWS, Sampit - Sebuah rumah yang terbakar di Jalan Padat Karya, Desa Gunung Agung, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Senin (23/10/2017) kemarin, diduga kuat akibat adanya hubungan arus pendek.
Rumah yang terbakar tersebut merupakan milik Sumino (45), dimana saat itu dirinya sedang ke lahan untuk memanen buah sawit. Sedangkan sang istri sedang mencari kayu bakar di belakang rumahnya.
"Dari pemeriksaan sementara, kebakaran rumah tersebut terjadi akibat adanya korsleting listrik," ujar Kapolsek Antang Kalang Ipda Dimas, Selasa (24/10/2017).
Api sendiri peratam kali muncul dari dapur rumah korban. Hingga menjalar keruangan lainnya. Dimana hampir seluruh atap rumah korban ludes terbakar. Namun untuk dinding masih berdiri tegak, karena berkontruksi beton.
Sementara, akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang cukup besar yakni mencapi Rp150 juta. Hal itu dikarenakan hampir seluruh harta yang ada di dalam rumah semuanya ikut ludes terbakar.
"Untuk kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," kata Dimas.
Sementara dari keterangan korban sendiri, saat meninggalkan rumah tidak ada menyalakan kompor ataupun obat anti nyamuk. Sehingga besar kemungkinan api berasa dari adanya hubungan arus pendek. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








