BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kapuas I Made Sumartha melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Bambang mengimbau kepada pengendara yang melintasi Jembatan Pulau Telo untuk lebih berhati-hati karena rehab Jembatan sudah dimulai. Bambang menegaskan ambang batas tonase maksimum sudah ditetapkan yakni 10 ton.
"Terutama untuk beban angkutan tonase maksimum beratnya 10 ton, tidak boleh lebih dari itu. Kalau lebih kami tidak perbolehkan untuk melintasi jembatan. Jadi kami harapkan untuk angkutan yang beratnya lebih dari 10 ton untuk mencari alternatif jalan lain," ungkap Bambang kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Selasa (24/10/2017).
Sebelumnya, Jembatan Pulau Telo akan diperbaiki pada bagian lantai atau jalannya, karena kondisinya sudah mulai rusak. "Perbaikannya mulai besok, tanggal 25 Oktober," kata Bambang.
Menurut Bambang, pihaknya sudah melayangkan surat kepada pihak jembatan timbang untuk melakukan pembatasan berat tonase. "Jadi sebelum melintas ada pembongkaran barang, untuk mengecek berapa beratnya," terangnya.
Khusus untuk yang melintas dari arah Palangkaraya - Kuala Kapuas, pihak Dishub akan membawa timbangan portable. "Jadi akan ditimbang langsung sebelum melintas," pungkasnya. (HAMDI/B-8)
Jembatan Pulau Telo Mulai Direhab, Ambang Batas Tonase Maksimum 10 Ton
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kapuas Bakar Bekas Bangunan Usang, Tidak Ada Rumah Warga yang Terbakar
Waterfront City Kapuas Bakal Dilengkapi Tempat Duduk, Material Lantai Masih Dibahas
Waterfront City Kapuas Bukan untuk Bongkar Muat, Kendaraan Dibatasi 8 Ton
Waterfront City Terhubung dengan Dermaga KP3, Dishub Siapkan Gerbang Penghubung
Waterfront City Kapuas Sudah Lewati Dermaga KP3, Ditarget Tembus Ujung Murung 12 November 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…






