BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Masdulhaq membuka secara resmi kegiatan in dan on service pendampingan kurikulum 2013 di SMPN 10 Muara Teweh yang beralamat di Jalan Margo Rukun Wonorejo RT 29 Muara Teweh.

Kegiatan ini diikuti 20 para guru SMPN 10 Muara Teweh .SMPN 2 Teweh Timur, SMPN 2 Lahei Barat , SMPN 8 desa Hajak Kecamatan Teweh Baru dengan Instruktur kabupaten enam orang yang terdiri dari lima orang dari SMPN 1 Muara Teweh dan satu orang instruktur kabupaten dari SMPN 2 Muara Teweh.

Massdulhaq mengatakan kegiatan tersebut dengan mata pelajaran/rumpun yang bereda beda. Sementara dana kegiatan pendampingan K-13 sepenuhnya dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan ( LPMP) Provinsi Kalteng.

“Untuk kegiatan pendampingan K-13 suka tidak suka, senang tidak senang penerapan Kurikulum 13 sudah wajib dilaksanakan paling lambat 2019,” terang Masdulhaq, Selasa (24/10/2017) .

Dijelaskan tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yg beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan efektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradapan dunia.

Mengembangkan keseimbangan antara sikap spritual dan sosial, pengetahuan, dan keterampilan , serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat.

Menempatkan sekolah sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar agar peserta didik mampu menerapkan apa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan pemamfaatkan masyarakat sebagai sumber belajar.

Selanjutnya, memberi waktu yg cukup leluasa untuk mengembangkan berbagai sikap , pengetahuan , dan keterampilan. Mengembangkan kompetensi yang dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti kelas yang dirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar mata pembelajaran. Serta mengembangkan kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasi kompetensi dasar. (RAMADHANI/B-6)