BORNEONEWS, Sampit - Seorang pelajar SMA di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif setelah motor yang dikendarainya menabrak Gerbang Sahati di Jalan Tjilik Riwut, depan Stadion 29 November, Kecamatan Baamang, Sampit, Rabu (25/10/2017).
"Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, di mana korban diketahui bernama Kristian Reynaldi (17) warga Jalan Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Baamang, dia menggunakan motor Vixion," ujar Petrik, yang sempat ikut mengevakuasi korban, Rabu (25/10/2017).
Menurut Petrik, saat itu dia sedang duduk di sekitar Stadion 29 November Sampit. Tiba-tiba ada terdengar benturan keras dari depan, dan sejumlah orang berteriak minta tolong. Setelah dia ke depan, ternyata seorang pengendara tergeletak di jalan usai menabrak gerbang tersebut.
Tidak jelas kronologisnya seperti apa, namun diketahui bahwa korban melaju dari arah Selatan menuju Utara jalan tersebut. Apalagi saat itu dia melihat korban sudah tergeletak dengan bersimbah darah. Sehingga dia bersama warga lainnya beruapaya melakukan pertolongan.
"Sebenarnya korban memakai helm, namun saat itu helmnya terlepas. Sehingga darahnya mengalir di aspal," kata Petrik.
Saat ini korban masih menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








