BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Para stake holder Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) bakal mengadakan aksi bersih-bersih Sungai Sekonyer, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (27/10/2017).
Aksi bersih Sungai Sekonyer selama tiga hari itu bakal melibatkan sekitar 50 orang yang terdiri dari NGO antara lain OFI, FNPF, HPI serta pelaku pariwisata seperti Asosiasi Kelotok dan Tour Operator.
Menurut Owner PT Green Borneo Persada Tour and Travel, Ahmad Yani kegiatan aksi bersih Sungai Sekonyer merupakan agenda rutin setiap tahun.
Kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat kondisi Sungai Sekonyer sudah dipenuhi tumbuhan air (eceng gondok).
Selain membersihkan tanaman eceng gondok nantinya mereka juga akan membersihkan kayu yang posisinya menjorok ke bibir sungai agar tak mengganggu kelotok wisata yang melintas.
"Bersih Sungai Sekonyer akan dimulai dari simpang kana hingga muara sungai Sekonyer," terang Ahmad Yani, Rabu (25/10/2017).
Pada prinsipnya aksi bersih sungai ini merupakan wujud konkret kepedulian para pelaku pariwisata serta pegiat dibidang lingkungan terhadap alur sungai sebagai alur transportasi dan bertujuan agar sungai bersih dan nyaman saat dilalui wisatawan.
Dia berharap semua stake holder dapat menggugah para pelaku wisata dan masyarakat untuk sama - sama peduli dan turut serta menjaga dan berbuat tidak hanya tenaga tapi bisa saja dengan memberi dukungan bagi rekan-rekan yang bekerja di lapangan.
"Ayo dukung dan bantu teman - teman di lapangan yang berjuang membersihkan Sungai Sekonyer," tegasnya. (KOKO SULISTYO/B-6)








