BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) William Novetra meminta agar Satuan Polisi Pemong Praja (Satpol PP) giat melakukan patroli salah satunya guna mencegah tawuran atau perkelahian antar pelajar ataupun kelompok masyarakat.
"Mengapa ini harus dilakukan pasalnya beberapa waktu lalu sudah ada bukti bahwa di Kota Sampit sudah munculnya kelompok geng-geng, untungnya lebih duluan terendus oleh aparat kepolisian," kata William, Jumat (27/10/2017).
Pemkab harus mengupayakan Sampit jangan sampai muncul geng pelajar, maka dari itu upaya yang dilakukan dengan meredam dari awal jangan sampai ada karena itu tentunya akan menganggu kamtibmas nantinya
Dia juga menghimbau agar seluruh RT dan RW bisa aktif mengawasi lingkungan masing-masing. Hingga melaporkan jika ada indikasi akan terjadi tindakan anarkis oleh kelompok tertentu.
Dia khawatir jika Kota Sampit mulai muncul bibit premanisme. Jika premanisme sudah bertumbuh tentunya akan menjadi persoalan sosial bagi semua pihak kedepannya.
William mengatakan Kota Sampit kedepannya akan jadi kota besar, tentunya muncul potensi masalah sosial selain pengangguran, gelandangan dan pengemis. Maka dari itu salah satunya geng atau kelompok itu harus ditekan jangan sampai ada di Kota Sampit. "Karena jika dibiarkan akan menjadi penyakit masyarakat yang meresahkan," tandasnya. (NACO/B-5)








