BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran menekankan agar pembangunan sumber daya manusia (SDM), tak boleh kalah atau ditinggalkan dengan pembangunan fisik.
Keduanya harus dilaksanakan seiring sejalan. Bahkan sejatinya, pembangunan manusia lah yang utama karena mereka yang akan membangun daerah dengan sendirinya. Lebih-lebih, kata Sugianto, pembangunan karakter bangsa.
“Pembagunan karakter bangsa menjadi fokus bangsa kita kini, dan ke depan. Pembangunan SDM harus sejalan dengan pembangunan fisik, karena kunci keberhasilan pembangunan bangsa terletak pada SDM yang berkualitas,” tandas Sugianto, Sabtu (28/10/2017).
Penekanan ini disampaikan saat menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka ke-56 tahun 2017 tingkat Provinsi Kalteng di Bumi Perkemahan Kambariat Tuah Pahoe di Kelurahan Sabaru Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya.
Pilihan fokus utama pembangunan SDM ini tentu tepat disampaikan, kenapa? Pada syair lagu kebangsaan Indonesia Raya yang selalu didengungkan saat Hari Kemerdekaan, tertulis jelas bagaimana pendiri bangsa meletakkan dasar pembangunan, yaitu “Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya”.
“Ketika Bangsa Indonesia memperingati 100 tahun kemerdekaan RI pada 2045, diantara anggota Pramuka yang tersebar di seluruh pelosok Kalten ini, akan menjadi pemimpin Kalteng dan kabupaten/kota di Kalteng,” ucap Sugianto di hadapan Majelis pembimbing daerah (Mabinda), Mejelis pembimbing cabang (Mabincab), Ketua Kwarda dan Andalan Daerah, serta Ketua Kwarcab se-Kalteng. (ROZIQIN/B-5)








