BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dewan Pakar Gepak, Timotius Mahar,menyebut Gerakan Pemuda Asli Kalimantan merupakan organisasi persatuan dan kesatuan.
"Gepak ini tergabung dari berbagai macam suku bangsa yang ada di Indonesia, baik dia orang Kalimantan maupun orang luar Kalimantan," ungkap lelaki yang biasa disapa Ebeb ini kepada Borneonews melalui via telepon, Minggu (29/10/2017).
Namun, sambung dia, orang luar Kalimantan yang bergabung di Gepak diketahui sudah lama berdomisili di Kalimantan dan harus berkomitmen untuk memajukan organisasi. "Komitmennya ini yang terpenting," sebutnya.
Selain itu, kata Ebeb, pihaknya akan berusaha memajukan Kabupaten Kapuas, mendukung semua program pemerintah serta berbagai kebijakannya.
Di tempat terpisah, Ketua DPC Gepak Kapuas Habib Rafik, menyebut jumlah anggota organisasinya di Kabupaten Kapuas lebih dari 500 orang. "Kalau anggotanya banyak sekali dengan pengurus lebih 500 orang," kata Habib.
Yang pastinya, kata dia, Gepak merupakan gerakan yang diharapkan bisa membawa pemuda ke arah yang positif, membawa perubahan, pembangunan, serta kemajuan Kabupaten Kapuas. "Salah satunya gerakan anti narkoba," ucapnya.
Oleh karena itu, ia berharap Gepak bisa terus menjadi organisasi pemersatu, garda pemuda terdepan dalam rangka menyerukan kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Kapuas. (HAMDI/B-3)








