BORNEONEWS, Palangka Raya – Akreditasi perguruan tinggi 2017 untuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya sudah keluar.
Perguruan tinggi Islam negeri terbesar di Kalimantan Tengah itu meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Namun, IAIN bukan satu-satunya perguruan tinggi yang mendapat nilai B di Kalteng.
Selain IAIN Palangka Raya, ternyata ada kampus lain yang juga mendapat akreditasi B dari BAN-PT, yakni Universitas Palangka Raya (UPR). Bahkan UPR meraihnya pada 2016 lalu dan berlaku hingga 2021. Perguruan tinggi yang memiliki akreditasi kategori bagus atau cukup di Kalteng bisa dilihat pada laman BAN-PT.
Dalam direktori hasil akreditasi institusi pada laman tersebut, diketahui perolehan nilai perguruan tinggi di Kota Palangka Raya dan daerah lainnya, serta tahun berapa akreditasinya keluar.
IAIN Palangka Raya mendapat B melalui SK Nomor 3588/BAN-PT/Akred/PT/X/2017 tertanggal 10 Oktober dan berlaku hingga 2022. Sedangkan UPR yang juga mendapat akreditasi B, sesuai SK 1032/SK/BAN-PT/Akred/PT/VI/2016 dan berlaku hingga 17 Juni 2021.
Perguruan tinggi lainnya, seperti Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Tampung Penyang Palangka Raya secara institusi mengantongi akreditasi C per Agustus 2015, demikian pula dengan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK). Akreditasi keduanya berlaku hingga Agustus 2020.
Kemudian Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP) juga terakreditasi C per Juni 2015, berlaku hingga Juni 2021. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Eka Harap meraih akreditasi C per April 2015, berlaku hingga lima tahun ke depan. Lalu Universitas Kristen Palangka Raya (Unkrip) juga terakreditasi C per Februari 2016.
Sementara itu, tadi siang keluarga besar IAIN Palangka Raya bersuka cita menyambut gembira perolehan akreditas B. Acara syukuran dilaksanakan di lingkungan kampus Jalan G Obos, Kota Palangka Raya.
“Diraihnya akreditasi B ini peluang yang bagus untuk meningkatkan kompetansi kampus untuk lebih baik lagi, dan peluang bagus untuk menggenjot jumlah mahasiswa baru 2018,” kata Rektor IAIN Palangka Raya Ibnu Elmi AS Pelu. (ROZIQIN/B-3)








