BORNEONEWS, Sampit - Guna membantu peningkatan ekonomi petani, Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi meminta agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di daerahnya mau membeli beras lokal.
Namun hingga kini masih sedikit ASN yang mau membeli beras lokal. Fakta ini diungkapkan Ketua Pemuda Tani Kotim Abdur Rasid.
Rasid berharap semakin hari, semakin banyak ASN dan masyarakat yang membantu membeli beras lokal. Diharapkan agar petani makin bisa lebih sejahtera karena mendapatkan penghasilan yang lumayan dari penyerapan beras tersebut.
Diakuinya, saat ini pesanan beras Jelawat, khususnya dari kalangan ASN masih sedikit dibanding stok beras yang masih tersedia.
Dia berharap serapan beras kali ini tidak sampai turun justru diharapkan lebih meningkat dibanding sebelumnya.
Saat ini Pemuda Tani membeli gabah dari petani lokal dengan harga yang menguntungkan petani yakni Rp5.000 per kilo gram. Dari gabah ini mereka olah menjadi beras dan dimasukkan dalam kemasan yang bagus.
Kemudian dipasarkan kepada masyarakat dengan harga Rp11.000 per kilo gram atau per sak isi lima kilo gram dengan harga RpRp55.000.
Sedangkan untuk beras lokal yang dipasarkan Pemuda Tani adalah jenis siam epang yang diberi merek Jelawat. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








