BORNEONEWS, Palangka Raya – Rekonstruksi kasus pembakaran sekolah dasar di Kota Palangka Raya yang menghadirkan tujuh tersangka sejak Selasa (31/10/2017) berlanjut hingga hari ini (Rabu, 1/11/2017). Jalannya rekonstruksi dilangsungkan di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Aparat bersenjata baik dari Brimob, Sabhara, maupun satuan lainnya berada di sejumlah titik lokasi rekonstruksi. Meski demikian, masyarakat tetap bisa menyaksikan adegan demi adegan reka ulang walau ada batas yang tidak boleh dilewati.

“Anggota yang kita libatkan kurang lebih 500 personel,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kalteng Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko.

Pantauan Borneonews, akses menuju lokasi rekonstruksi, salah satunya SDN 5 Langkai, ditutup. Hanya, bagi yang berkepentingan menyaksikan tetap bisa melihat proses rekonstruksi tersebut.

“Ini menunjukan kesiapsiagaan kita. Itu juga bagian dari memperlancar proses rekonstruksi,” tutur Kombes Pol Ignatius. (BUDI YULIANTO/B-3)