BORNEONEWS, Palangka Raya –
Ekspor dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) naik 23,8 persen selama September 2017. Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng melaporkan, nilai ekspor mencapai USD 144,45 juta, meningkat USD 27,77 juta dibandingkan bulan sebelumnya.

“Ini merupakan ekspor langsung senilai US$ 70,28 juta, atau berkontribusi 48,65 persen dari keseluruhan perdagangan ekspor. Sedangkan transaksi ekspor yang melalui provinsi lain masih besar, senilai US$ 74,17 juta, atau sebesar 51,35 persen,” terang Kepala BPS Kalteng, Hanif Yahya, Rabu (1/11/2017).

Ia menyebut, lemak dan minyak hewani/nabati merupakan komoditas ekspor paling utama, yaitu senilai US$ 58,35 juta, atau 40,39 persen dari total ekspor Kalteng.

Sedangkan jika dilihat dari sisi negara tujuan ekspor, Jepang merupakan negara tujuan utama pangsa ekspor Kalteng yaitu senilai USD 45,12 juta, atau 31,24 persen dari total ekspor.

“JIka dilihat akumulatif selama Januari-September 2017, total nilai ekspor tercatat USD 1.398,07 juta, meningkat USD 756,89 juta (118,05 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD 641,18 juta,” pungkas Hanif. (ROZIQIN/B-5)