SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Korban jambret di perempatan Jalan MT Haryono - HM Arsyad, Sri Wardani (39) mengalami kerugian Rp3 juta. Bahkan dirinya juga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan karena terjatuh menabrak motor pelaku.

Penjambretan tersebut terjadi pada Rabu (1/11/2017) sekitar pukul 18.45 WIB. Korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh setelah menabrak motor pelaku yang lebih dulu terjatuh.

"Untuk kerugian yang dialami korban yakni mencapai Rp3 juta, sedangkan pelaku  sudah ditangkap," ujar Kapolsek Ketapang AKP Todoan Gultom melalui Kanit Reskrim Iptu Romadhon, Kamis (2/11/2017).

Pelaku yakni MAAR (21) melakukan penjambretan tersebut seorang diri. Namun korban saat itu juga langsung mengejar sambil berteriak minta tolong. Sehingga pelaku pun terjatuh akibat menabrak mobil di Jalan HM Arsyad. Warga yang melihat hal tersebut langsung memukulinya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni dompet korban yang berisi uang Rp476 ribu, STNK, SIM, ATM, dan kartu NPWP.

Sementara, kronologi kejadian itu bermula saat korban mengendarai sepeda motornya di lampu merah persimpangan MT Haryono dan HM Arsyad. Tiba-tiba, pelaku dari samping kiri mengambil dompet korban di dashboard sepeda motor.

Pelaku kemudian melarikan diri. Melihat itu, korban turut mengejar sembari berteriak. Warga pun turut mengejar pelaku hingga akhirnya pelaku terjatuh setelah menabrak mobil. Korban pun turut terjatuh lantaran menabrak sepeda motor pelaku. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)