BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio menghadiri kegiatan Pengenalan Pelestarian Alam pada Anak-Anak Sekolah Dasar (SD) yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Palangka Raya di SDN 4 Bukit Tunggal, Sabtu (4/11/2017).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah, Nurahmawatie menyampaikan bahwa pihaknya melalui komite juga melakukan pungutan, namun nilainya sangat kecil.
"Kita ada komite Rp10.000 per bulan, itu juga tidak bisa kami menekan. Karena anak-anak yang sekolah di sini kebanyakan dari keluarga sederhana, tidak seperti kebanyakan siswa di tengah kota yang sebagian besar tergolong dari keluarga mampu," kata Nurahmawatie di hadapan Wakil Wali Kota.
Pungutan ini menurut Nurahmawatie hanya dipungut untuk satu kepala keluarga. Jadi semisal dalam 1 keluarga ada 4 anaknya yang bersekolah di SDN 4 Bukit Tunggal, pihak sekolah tetap menyarik pungutn hanya untuk 1 orang.
"Supaya tidak membebani anak-anak dan keluarganya. Mereka mau sekolah saja kita sudah syukur, bersyukur mereka tidak putus sekolah. Makanya kita harapkan bantuan dari pemerintah untuk pembenahan, baik fisik sekolah maupun kualitas kegiatan belajar mengajar kita," tambahnya.
Menyikapi hal tersebut Mofit justru memberi penghargaan karena pihak sekolah masih tetap mau berdiri teguh dan tekun melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
"Sekolah-sekolah memang harus pelan-pelan kita benahi. Kita mau ke depan, di bagian barat Kota Palangka Raya harus ada sekolah-sekolah yang bagus supaya orang tua tidak numpuk di timur semua mengantar anaknya ke sekolah. Nah SDN 4 Bukit Tunggal ini kita lihat merupakan salah satu sekolah yang prospek pengembangan ke depannya akan bagus maka mulai sekarang akan kita benahi pelan-pelan, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah," jelas Mofit. (TESTI PRISCILLA/B-5)








