BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk melestarikan angkutan tradisional Sungai Arut, Karang Taruna Bina Bhakti Kelurahan Baru yang didukung penuh oleh anggota DPD RI, Muhammad Rakhman menggelar drag alkon dan getek bertajuk Rakhman Ebol Cup, Minggu (5/11/2017).
Adu cepat para motoris getek di Sungai Arut ini selain memperebutkan trofi Rakhman Ebol juga memperebutkan hadiah total Rp10 juta. Ajang drag alkon dan getek yang baru pertama di gelar ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Kotawaringin Barat, mereka sudah menunggu dimulainya perlombaan sejak pagi hari. Terlihat warga memenuhi sepanjang jembatan titian pemukiman di kanan dan kiri Sungai Arut.
Perlombaan yang terbagi dalam dua kelas yakni kelas Alkon dengan 15 peserta dan Getek sebanyak 30 peserta ini terbagi dalam beberapa babak kualifikasi, masing - masing kualifikasi diambil dua pemenang yang akan bertarung di babak semifinal dan babak final.
Menurut Anggota DPD RI M. Rakhman drag alkon dan getek yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan inisiasi dari Karang Taruna Bina Bhakti, Kelurahan Baru, karena kegiatan yang dilaksanakan merupakan gagasan yang brilian yang bertujuan melestarikan sarana transportasi tradisional di Sungai Arut serta sebagai media untuk mempromosikan potensi pariwisata sungai maka sebagai anggota DPD RI mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut.
"Kami harapkan kegiatan positif ini dapat dilaksanakan secara kontinyu karena berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan pariwisata," kata M. Rakhman, usai memberikan trofi dan uang tunai kepada pemenang lomba, Minggu (5/11/2017).
Untuk ke depan, lanjut dia, dalam kegiatan serupa ia akan mengupayakan menjalin kerjasama dengan biro - biro perjalanan pariwisata untuk memasukan agenda drag alkon dan getek ini sebagai paket wisata yang akan ditawarkan kepada wisatawan mancanegara.
Sementara itu, Ketua Panitia drag alkon dan getek, sekaligus ketua Karang Taruna Bina Bhakti, Kelurahan Baru, M. Iksan mengatakan bahwa kegiatan drag alkon Dan getek dilaksanakan dalam rangka mengangkat pamor Sungai Arut sebagai salah satu destinasi wisata di Kobar.
Ia menjelaskan bahwa Sungai Arut yang merupakan urat nadi kehidupan warga bantaran menyimpan potensi besar baik sumberdaya perikanan dan perekonomian sehingga keindahan dan kebersihan lingkungan sungai merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
"Sekaligus kami mengkampanyekan kesadaran masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan di Das. Arut yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata," kata Iksan.
Dalam ajang drag alkon dan getek tampil sebagai juara satu kelas getek adalah Birin, ia berhak membawa trofi serta uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta, juara Ke dua Harianto yang membawa pulang trofi dan uang pembinaan Rp1,5 juta serta juara tiga Mardianto dengan hadiah trofi dan uang Rp1 juta.
Sementara kelas Alkon juara 1 Rusli dengan hadiah uang Rp2,5 juta dan trofi, juara ke dua, Syahlan dengan hadiah uang Rp1 juta dan trofi serta juara ke tiga Roby dengan hadiah uang tunai Rp1 juta dan trofi. (KOKO SULISTYO/B-8)








