BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Saat ini Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah memiliki desain batik sendiri. Desain tersebut didapatkan dari pemenang lomba desain batik motif Kabupaten Kobar yang diselenggarakan sejak bulan September lalu.
Setelah melalui kurasi yang ketat dari 87 peserta desain batik motif Kobar yang berasal dari berbagai daerah, terpilih 10 nominator. Para nominator tersebut kemudian mempresentasikan desain batik rancangannya di hadapan juri di Quizas Cafe Pangkalan Bun, Senin (6/11/2017) kemarin.
Bupati Kobar Nurhidayah menjelaskan tujuan diselenggarakan lomba desain ini. "Ajang ini sengaja digelar untuk menggali ide kreatif dalam merancang desain batik motif Kobar yang bernuansa kearifan lokal demi meningkatkan kecintaan dan keperdulian terhadap daerah serta memperkenalkan Kobar di kancah nasional maupun internasional," jelas Bupati kepada Borneonews, Selasa (7/11/2017).
Bupati juga berharap nantinya Kabupaten Kobar memiliki beragam motif batik. "Sehingga mampu menumbuhkembangkan budaya batik di Kobar khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Juga menambah kekayaan dan keragaman budaya sekaligus memberdayakan perekonomian masyarakat," ujar Bupati.
Setelah melalui berbagai tahapan penjurian yang dilakukan oleh juri yang berlatar belakang ahli batik, akademisi, produsen batik, budayawan dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalteng akhirnya terpilih 10 nominator. Kemudian setelah presentasi di hadapan juri diperoleh para pemenang.
Yakni, sebagai juara 1 yaitu Heru Subekti dengan tema motif Istana dan Semesta. Kemudian disusul oleh Darwianto sebagai juara 2 dengan tema motif Batik Kayoman. Juara 3 adalah Joko Sunarto dengan tema motif Pesona Kobar. Kemudian Juara Harapan 1 Tearjono dengan tema motif Batik Betaduh serta Juara Harapan 2 yaitu Dikta Hikmahwati, dengan tema motif Pesona Kotawaringin Barat. (WAHYU KRIDA/B-8)








