BORNEONEWS, Sampit - Situasi di Desa Baampah, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belakangan ini memang jadi perhatian semua pihak termasuk dari aparat keamanan dan panitia pemilihan kepela desa kabupaten (Panpilkab) pasca hasil pilkades di desa itu sempat imbang.

Terlebih berhembus kabar kalau di desa itu sempat terjadi keresahan. Menghindari hal tersebut panpilkab turun langsung ke desa itu yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Redi Setiawan.

Di mana kehadirian mereka bersama Danramil, perwakilan pihak Kecamatan, Polsek setempat, bertemu secara langsung dengan Pj Kades, jajaran BPD, LPMD, mantir adat, dan ketua RT di mana dalam supervisi pasca pilkades itu ternyata situasi aman kondusif.

"Masyarakat beraktifitas seperti biasa, kondisi aman dan kondusif," kata Redi kepada Borneonews.co.id, Minggu (12/11/2017).

Dikatakan Redi, pihaknya turun selama satu hari pada Sabtu (11/11/2017). Di mana dalam kesempatan itu ia menyarankan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan jangan terpengaruh dengan isu yang tidak jelas kebenarannya.

Ia juga meminta agar masyarakat melaksanakan kegiatannya seperti biasa, bahkan jika ada gangguan ia menyarankan untuk melaporkan ke aparat berwajib.

"Tokoh masyarakat juga kami minta agar memberikan informasi kepada masyarakat bahwa keamanan desa wajib dijaga bersama, masyarakat berjanji bahu membahu dalam memelihari ketertiban demi kemajuan desa," tandas Redi.

Kesempatan itu juga mereka bertemu keluarga calon kades nomor 1, Joni di mana mereka sangat bijaksana dan bersama-sama masyarakat menjelaskan bahwa tidak benar ada keresahan dalam masyarakat pasca pilkades, bahkan mereka menyatakan siap menerima kades terpilih baru. (NACO/B-5)