BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi berharap agar seluruh desa yang tidak memiliki jaringan internet bisa memasang VSAT. Hal itu dilakukan agar komunikasi dan pengiriman data bisa lebih nyaman dan cepat. "Dengan VSAT, internet tersambung di desa. Dengan itu maka komunikasi akan lebih lancar," ujar Supian, Minggu (12/11/2017).

Dirinya juga mengatakan, dengan VSAT, pengiriman data dari desa lebih nyaman. Sehingga data penting tidak lagi diantar oleh pihak desa ke Kota Sampit, karena sudah bisa melalui internet.

Dengan adanya hal itu, ia berharap agar seluruh desa yang tidak memiliki akses internet bisa segera memasang VSAT tersebut. Karena sangat penting dan memang dibutuhkan warga sekitar.

Pada kesempatan tersebut, Supian juga mencoba langsung video call melalui VSAT dengan sejumlah desa yang akses internetnya mengalami blank spot. "Sudah dicoba, dan hasilnya sudah bagus. Tentu hal ini sangat membantu warga untuk mengakses informasi melalui internet," kata Supian.

Sementara itu, hingga saat ini sedikitnya ada 10 desa yang sudah memasang VSAT. Masih ada sekitar 26 desa lagi yang tidak ada akses internet. Teknologi VSAT ini sendiri, menggunakan parabola yang langsung mengambil dari satelit. Desa yang cukup jauh menggunakan teknologi ini yaitu Desa Tukang Langit.

Untuk penggunaan VSAT tersebut, masing-masing desa mengalokasikan anggaran sendiri-sendiri melalui dana desa. Program ini sebetulnya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan perekonomian di desa. Salah satunya dibuatkan lokasi khusus bagi warga yang ingin mengakses internet, dengan membeli kuota. Sehingga ada pemasukan untuk desa, yang dioperasikan oleh BUMDes. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)