BORNEONEWS, Muara Teweh - Pelantikan Panwascam swe-Kabupaten Barito Utara terpaksa digelar dengan menggunakan dana talangan, karena dana dari APBD Barut belum cair. Pelantikan 27 anggota panwascam di aula MTs Negeri Muara Teweh, Minggu (12/11/2017) berlangsung sederhana.

"Dengan telah dilantiknya panwascam, maka sudah ada kekuatan hukum bagi anggota untuk bekerja. Sekarang ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Utara sedang melakukan verifikasi faktual partai yang ada, ini hendaknya disikapi dan ditindaklanjuti sebagaimana petunjuk lapangan dan petunjuk teknis," ujar Ketua Panwaskab Barito Utara Kotdin Manik.

Kotdin pun mengungkapkan, lantaran ketiadaan dana, bimbingan teknis yang semestinya digelar seusai pelantikan terpaksa ditunda. Pihaknya sudah beberapa kali mendesak pemerintah daerah untuk segera mencairkan dana tersebut. "Sampai-sampai dibantu oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Kalimantan Tengah terkait nota perjanjian hibah daerah," ucap Manik.

Meski mengalami keterbatasan anggaran, ia berharap Pansawascam segera bekerja sebagaimana peraturan yang berlaku sesuai dengan juklak dan juknis. Panwascam juga diminta segera membentuk ketua dan divisi-divisinya dengan cara aklamasi meski tidak diharamkan pemilihan secara suara terbanyak agar dalam pelaksanaan tugas ke depan lebih kompak dan terkoordinasi. (RAMADHANI/B-2)