BORNEONEWS, Malang- Mahasiswa asal Bumi Tambun Bungai yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pelajar Kalimantan Tengah (HMPKT) Malang Raya mengikuti ajang Kampung Budaya dalam Ekspresi Brawijaya 2017.

Kegiatan itu berlangsung di gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Malang, Minggu (12/11/2017).

“Ekspresi Brawijaya merupakan kegiatan kebudayaan, entrepreneur, dan karya bersatu di satu tempat dan HMPKT berpartisipasi untuk memperkenalkan kebudayaan Kalimantan Tengah,” ungkap Fajrul Falah, ketua pelaksana dari HMPKT Malang Raya untuk acara tersebut dalam rilis yang dikirim Ketua HMPMKT Malang Raya Irfan Auliya, Senin (13/11/2017) malam.

Dalam Ekspresi Brawijaya 2017 ada banyak kegiatan yang dilaksanakan. Salah satunya Kampung Budaya yang diikuti sebanyak 39 forum daerah seluruh Indonesia.

Kampung Budaya berisi tentang kebudayaan yang ada di Indonesia, bernuansa masa kejayaan dari semua kebudayaan daerah.

Acara Kampung Budaya diawali parade kebudayaan dari 39 forum daerah di nusantara, dengan menampilkan pakaian adat masing-masing. Dilanjutkan dengan pembukaan stan bazar.

Untuk stan bazar, HMPKT Malang Raya menampilkan aksi panggung dengan membawakan tarian daerah serta penampilan maskot asli Kalimantan Tengah.

“Di stan bazar kita juga menampilkan miniatur rumah adat betang, baju khas Dayak, replika tameng, patung sapundu, mandau, dan kita juga menampilkan kesenian tarian Mahaga Lewu yang diiiringi musik khas Kalteng seperti kecapi dan sapek,” tulis Irfan.

Ini merupakan keikutsertaan perdana HMPKT Malang Raya dalam Ekspresi Brawijaya 2017. Meski begitu, HMPKT Malang Raya sukses menyabet juara pertama kategori Penampilan Terbaik se-Nusantara.

"Harapannya kebudayaan Kalimantan Tengah dapat lebih dikenal masyarakat luas dan setelah ini kita akan kembali memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan Kalimantan Tengah lainnya," tutup Irfan. (RO/B-3)