BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) akan menggelar kegiatan budaya Mandi Safar di Sungai Mentaya, Kota Sampit pada Rabu (15/11/2017) mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kotim Supian Hadi mengimbau kepada warga agar mengutamakan keselamatan dan memastikan keamanan saat sedang menceburkan diri ke sungai. "Harus memastikan keselamatan dan juga keamanan. Jangan hanya mementingkan ikut mandi saja, karena keselamatanlah yang lebih penting," ujar Supian.
Dia meminta kepada masyarakat yang ikut Mandi Safar agar menggunakan pengaman seperti pelampung dan lainnya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kecelakaan air seperti tenggelam atau hal lainnya yang tidak diinginkan. Walaupun kegiatan ini meruapakan wadah untuk membersihkan diri dari hal negatif. "Utamakan keselamatan dan gunakan pelampung saat menceburkan diri ke sungai," terang Supian.
Selain itu, Supian juga meminta kepada warga yang tidak bisa berenang agar tidak ikut dalam menceburkan diri ke sungai pada kegiatan Mandi Safar tersebut. Karena hal itu sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
Bagi yang Tidak Bisa Berenang Dilarang Ikut Mandi Safar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wadi, Cita Rasa Fermentasi Khas Kalteng yang Menyimpan Peluang Ekonomi
Liang Saragi, Harapan Baru Wisata Alam dari Desa Ampari Barito Timur
Orangutan Ira Temukan Rumah Baru di Hutan Rimba Setelah Selamat dari Karhutla Kotim
Asap Karhutla Hantam Wisata Riam Tinggi, Lima Trip Wisatawan Batal
Sungai Melawen dan Candi Wakili Kalteng di Ajang Desa/Kelurahan Berprestasi Nasional
Indonesia Juara Umum ISCG 2026 di Pakistan
Komentar (0)
Memuat komentar…







