BORNEONEWS, Kasongan - Budidaya ikan keramba di sungai nampaknya masih menjadi andalan sebagian warga Kota Kasongan, Kabupaten Katingan.

Selain disebabkan terus membaiknya harga ikan, juga dipengaruhi membaiknya kualitas air Sungai Katingan saat musim hujan seperti sekarang ini.

Sejumlah pemilik keramba ikan di Sungai Katingan, sekitar Jembatan Kasongan, yang ditemui Borneonews, mengaku hasil yang didapat dari budidaya ikan keramba cukup menjanjikan.

"Kuncinya asal ikan tidak banyak mati dan kualitas air yang tidak terlalu keruh, insyaallah hasilnya lumayan," tutur Anang, pemilik keramba, Senin (13/11/2017).

Menurutnya, harga ikan keramba jenis nila dipengepul saat ini berkisar Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram.

Di sisi lain, Anang menyebut sebagian besar warga Kasongan memilih membudidayakan ikan nila. Pasalnya, nila tahan terhadap penyakit dan air keruh.

"Memang tidak jarang juga yang memelihara ikan emas. Tapi kalau kita melihara nila saja. Karena kalau air keruh biasanya ikan emas tidak tahan," ujar Anang.

Ia mengaku memiliki empat keramba. Ikan di dua keramba saat ini telah berumur 4 bulan dan dua keramba lainnya baru sekitar sebulan. "Sebulan lagi yang dua sudah bisa dipanen," tutupnya.(ABDUL GOFUR/B-3)