BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dalam kurum waktu beberapa tahun terakhir, ratusan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berbagai jenis, bantuan dari pemerintah pusat sudah disalurkan kepada puluhan kelompok tani di kabupaten Lamandau. Di tahun 2017 ini saja, tidak kurang dari 92 unit alsintan berbagai jenis juga sudah kembali di sebar.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Lamandau, Drs. H. Sugiyarto menyebut adanya bantuan itu merupakan salah satu bentuk dari keseriusan pemerintah baik pusat maupun daerah untuk mewujudkan swasembada pangan yang diyakini akan berimbas pada peningkatan ekonomi lokal bahkan nasional.

Hal itu disampaikan Wabup Sugiyarto, saat dibincangi sejumlah awak media, usai penyerahan alsintan dan UPPO kepada kelompok tani, di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Lamandau, Selasa (14/11/2017).

Selebihnya, Sugiyarto bahkan menyebut bahwa tanggungjawab saat ini justru berada dipundak masyarakat itu sendiri, dalam hal ini petani, terutama yang mendapatkan bantuan alsintan.

"Sebelumnya (petani) perlu alsintan, sekarang sebagaian besar kelompok tani di Lamandau alhamdulillah sudah dapat. Artinya, saat ini justru pemerintah menunggu inovasi dan kreatifitas dari para petani (penerima bantuan) untuk mendongkrak ekonomi desa melalui peningkatan produksi pangan rakyat, baik dari jenis produksi tanaman pangan pertanian maupun perikanan," ujarnya.

Misalnya, kata dia, jika sebelumnya hanya mampu memproduksi padi satu ton dalam sekali panen, kedepan upayakan untuk ditingkatkan, misalnya tiga atau bahkan lima ton dalam sekali panen. Sugiyarto juga berharap agar petani dapat lebih kreatif melihat potensi, misalnya dengan memaksimalkan alsintan ini untuk memproduksi aneka jenis tanaman, tidak hanya tepaku pada produksi tanaman pangan, melainkan juga memproduksi aneka sayur-mayur dan juga buah-buahan.

"Beberapa tahun ini hasil produksi padi di di Lamandau itu surplus. Nah, ini bisa kita maskimalkan untuk jenis lain seperti sayur-mayur dan buah-buahan, setidaknya dapat memenuhi kebutuhan lokal, atau bahkan kalau bisa justru kita Lamandau menyuplai daerah lain," harapnya. (HENDI NURFALAH/B-8)