BORNEONEWS, Nanga Bulik - Selama dua pekan gelaran Operasi Zebra Telabang 2017, pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di kabupaten Lamandau mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Bahkan peningkatan pemohon sim mencapai tiga kali lipat.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Kapolres Lamandau melalui Kasat Lantas-nya, AKP. Zulyanto L. Kramajaya, saat ditemui Borneonews di ruang kerjanya, Selasa (14/11/2017).

"Peningkatannya bisa dikatakan cukup signifikan. Kalau hari-hari bias, rata-rata jumlah pemohon SIM hanya lima sampai 5 orang, selama operasi zebra ini setiap harinya bisa mencapai lima belas sampai dua puluh orang perhari, meningkat tiga kali lipat lah," ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan jumlah pemohon SIM pada saat pelaksanaan operasi zebra sudah menjadi hal yang wajar. Terlebih tidak sedikit pengendara yang terjaring razia karena belum memiliki SIM.

"Memang kalau dilihat dari jenis pelanggarannya, khususnya pengendara roda dua selain tidak menggunakan helm, kebanyakan juga belum memiliki SIM, jadi setelah dia kena tilang mereka langsung bikin (mengajukan permohonan pembuatan SIM)" ujarnya.

Oleh karena itu, sambung dia lagi, pihaknya tidak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar selalu membawa kelengkapan berkendara saat mengemudikan kendaraan, termasuk membawa SIM dan juga STNK.

Sementara, saat disinggung terkait tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan berlalu lintas, Zulyanto menyebut bahwa secara umum di Lamandau masih rendah. "Meningkatnya kesadaran masyarakat mentaati aturan berlalu lintas hanya ketika kita melaksanakan giat operasi seperti pada saat operasi Zebra ini," ucapnya.

Padahal, kata dia, ketika masyarakat membawa kelengkapan berkendara, seperti menggunakan helm dan lain sebagainya, itu demi kebaikan dan keselamatan dirinya sendiri. "Kita berharap, masyarakat melengkapi kelengkapan berkendara bukan karena takut kepada petugas. Namun karena sadar akan keselamatan dirinya sendiri," tukasnya.

Terpisah, salah seorang pemohon SIM, Yohanes Wangge (23) saat berada di antrian loket pembuatan SIM Satlantas Polres Lamandau, Selasa (14/11/2017) siang, bercerita bahwa dirinya sengaja berinisiatif membuat SIM karena merasa was-was seiring banyaknya razia akhir-akhir ini.

"Nggak tenang aja kalau bawa motor, meskipun pakai hlm tetap was-was karena belum punya SIM, makanya saya sengaja luangkan waktu bikin SIM hari ini," ujarnya singkat. (HENDI NURFALAH/B-8)