BORNEONEWS, Kuala Kapuas– Tim Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) memonitoring verifikasi akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soemarno Sosro Admojho, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas.
"Tim KARS melakukan monitoring setahun sekali selama tiga tahun berturut-turut dalam rangka verifikasi akreditasi RSUD Kuala Kapuas. Pada 2016 RSUD Kuala Kapuas nomine rumah sakit terakreditasi," kata Direktur RSUD dr Soemarno Sosro Admojho, Agus Waluyo, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu(15/11/2017).
Menurut Agus Waluyo, status RSUD Kuala Kapuas yang terakrediatsi membuat Tim KARS akan selalu memonitor untuk mengetahui perkembangan mutu pelayan berdasarkan rekomemdasi tahun lalu.
"Makanya di tahun ini tepat bulan November 2017, pas satu tahun. Makanya tim ini melakukan monitoring kembali sampai di mana progres peningkatan pelayanan yang direkomendasi pada 2016 lalu. Jadi setiap tahun kita dipantau terus apakah ada peningkatan terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat atau tidak."
Kebetulan, sambung dia, dari 10 kelompok kerja yang dibentuk pada 2016, hanya lima yang lulus. Sisanya dilakukan perbaikan dan tahun ini ditinjau kembali oleh KARS. Lembaga ini berstatus independen meski berada di bawah Kementerian Kesehatan.
"Hanya, masih ada kekurangan kita yakni belum melakukan pelatihan bagi staf di setiap pokja karena keterbatsan waktu. Di mana harus pelatihan di dalam mau pun keluar daerah," ungkapnya.
Meski begitu, Agus Waluyo berjanji akan mengupayakan program pelatihan terhadap kelompok kerja yang ada untuk memenuhi kebutuhan akreditasi. Nantinya, pada 2019 akan ada lagi penilaian akreditasi.
"Kita akan perbaiki kekurangan yang ada sesuai dengan rekomendasi verifikasi dari tim KARS untuk persiapan penilaian 2019 yang sesungguhnya," pungkas dia. (DJIMMY NAPOLEON/B-3)







