BORNEONEWS, Kasongan - Sebanyak 18 orang warga di Kabupaten Katingan tercatat mengidap penyakit kaki gajah (filariasis). Penderita kaki gajah itu sudah terhitung sejak tiga tahun terakhir,
"18 penderita penyakit kaki gajah ini tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Misalnya di Kecamatan Katingan Hilir ada lima orang pasien," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, Robertus Pamurianto, Jumat (17/11/2017).
Sejauh ini tidak ada lagi kasus kaki gajah baru yang muncul. Namun dinkes tetap mewaspadai kemungkinan penderita lainnya.
Penyakit kaki gajah adalah golongan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk.
Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan alat kelamin, baik pada perempuan maupun laki-laki. Meski bukan tergolong penyakit mematikan, tetapi penyakit ini mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya. (ABDUL GOFUR/B-11)








