BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) harus memiliki terobosan agar sektor yang menjadi corong pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini dinilai bocor bisa tergarap maksimal.
Ketua Komisi I DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo menilai, jika melihat pendapatan daerah selama ini memang sesuai dari target. Namun harusnya nilai itu bisa lebih digenjot lagi agar mampu mencapai hasil yang maksimal.
Karena seperti diketahui, saat ini target PAD Kotim hanya berkisar di angka Rp200 miliar. Maka dari itu, jika jeli melihat peluang pendapatan itu bisa ditingkatkan, seperti sektor parkir, rumah makan, pariwisata, jasa, dan lain sebagainya.
"Karena daerah ini sudah mulai meningkat, banyak sektor-sektor yang sudah bisa kita gali, namun sayang selama ini itu justru bocor. Seperti parkir misalnya, banyak kawasan yang harusnya bisa dikelola seperti di wilayah kawasan Bundaran KB, banyak kendaraan di sana menggunakan bahu jalan namun perhatiannya kepada pemerintah masih minim," tegasnya.
Handoyo juga mendorong pemerintah daerah melalui SOPD terkait bisa berlomba-lomba meningkatkan sektor pendapatan mereka sehingga mampu mendongkrak PAD daerah ini. Karena ia menilai, capaian target PAD di beberapa SOPD minim sekali.
"Paling tidak, apa yang menjadi target itu bisa tercapai atau bahkan melampaui, karena pendapatan ini untuk mendukung pembangunan di daerah ini," tandasnya. (NACO/B-2)
Harus Ada Terobosan Garap Sektor PAD yang Bocor
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







