BORNEONEWS, Sampit - Besarnya alokasi dana desa yang digelontorkan pemerintah harus dimanfaatkan dan terkelola dengan baik. Anggota Komisi I DPRD Kotim H Abdul Khalik meminta agar kades terutama yang baru terpilih harus memiliki jiwa membangun.
Karena ia yakin, dua hingga tiga tahun ke depan perkembangan desa akan sangat kelihatan jika alokasi dana desa dan dana desa dimanfaatkan dengan baik. Terutama untuk meningkatkan sektor infrastruktur hingga ekonomi masyarakat melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Alex, sapaan akrab politisi PKB ini mengkritisi, selama ini masih banyak desa yang belum bisa memanfaatkan dana itu dengan baik. Buktinya tidak ada perkembangan desa yang signifikan pascamenerima dana miliaran rupiah itu sejak 2015 lalu.
Harusnya menurut Alex, saat ini kemajuan desa sudah bisa terlihat manakala dana itu digunakan untuk membangun desa. Namun sayang banyak desa yang belum secara optimal menggunakannya. Bahkan dampaknya banyak desa yang justru dilaporkan dalam hal pengelolaan dana desa. "Banyak kades membuat kegiatan yang justru tidak begitu bermanfaat bagi desanya, terutama dalam pengelolaan BUMDes sangat minim sekali," tegas Alex, Sabtu (18/11/2017).
Padahal menurut Alex, jika melihat peluang di masyarakat banyak ekonomi kreatif yang bisa dilakukan dalam mengelola BUMDes, seperti menggarap sektor perkebunan, pertanian, perikanan, kerajinan, hingga jasa. "Sayang sekali jika perangkat desa tidak begitu kreatif dalam mengelola dana desa, saya rasa tidak sulit jika memang aparat desa memiliki jiwa membangun," tandasnya. (NACO/B-2)
Kades Harus Memiliki Jiwa Membangun
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Rimbun Kritik Pemerintah Pusat Usai Agenda Menhut di Kotim Batal
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Komentar (0)
Memuat komentar…







