BORNEONEWS, Muara Teweh – Setalah enam jam berselang pencarian terhadap bocah berusia 3,5 tahun yang tenggelam belum juga ditemukan hingga pukul 15.51 WIB, Sabtu (18/11/2017).
Karena air sungai yang dalam ditambah arus yang cukup deras membuat para pencari korban kesulitan.
Warga yang ikut serta mencari berupaya dengan berbagai cara seperti menjaring dengan jala, menyelam dengan cara manual serta menggunakan ranting rotan yang berduri, tapi belum mendapatkan hasil.
“Karena arus yang deras ditambah air cukup dalam sehingga membuat para pencari kesulitan,” ujar Bayu, warga yang ikut mencari.
Diketahui, korban yang masih belia ditinggal di luar lanting karena ibunya harus mengambil sesuatu.
Saat itu, sang ibu bersama korban sedang mencuci pakaian di rumah lantingnya. Korban juga ikut mencuci pakaiannya sekedar untuk bermain.
Setelah itu, sang ibu masuk ke dalam rumah lanting untuk mengambil sesuatu dengan meninggalkan korban di luar sendiri.
Diduga karena korban yang mencelupkan pakaiannya dan tidak bisa mengangkat pakaian basah tersebut, korban terseret ked alam air.
Ketika sang ibu keluar, dia tidak melihat lagi korban di tempat itu, hanya melihat gelembung di air dekat dekat korban bersama ibunya mencuci. (RAMADHANI/B-6)








