BORNEONEWS, Puruk Cahu – Warga Desa Muara Untu, Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya (Mura), Ladimi (55), tewas tertimpa pohon karet saat mencari rotan di kebun miliknya, Minggu (19/11/17) kemarin.
Sahmi (16), anak korban sekaligus satu-satunya saksi mata dalam kejadian tersebut mengatakan, lokasi kebun karet milik keluarganya itu berada di seberang Desa Muara Untu. Untuk mencapai lokasi itu harus menggunakan perahu. "Kami berdua berangkat dari rumah sekitar pukul 9.00 WIB dan tidak manyangka hari itu merupakan hari terakhir ayah saya," ungkap Sahmi, Senin (20/11/2017).
Menurut Sahmi, sebelum tewas ayahnya saat itu menarik rotan yang kebetulam terlilit di pohon karet yang sudah hampir tumbang. Sontak saja batang pohon yang terlepas tersebut langsung menimpa Ladimi dari arah belakang. "Hantaman pohon karet tersebut mengenai kepala bagian belakang ayah dan juga batang karet yang jatuh tadi menindih tubuh ayah," tambahnya.
Sahmi melanjutkan, melihat hal tersebut dirinya terkejut dan berteriak meminta tolong. Ia berusaha menyingkirkan pohon karet yang menimpa ayahnya dan menggengendong tubuh ayahnya yang sudah penuh dengan darah untuk segera dibawa pulang. Namun sayang, Ladimi telah menghembuskan napas terakhirnya.
Di tempat yang sama, Udi, warga di sekitar kebun karet mengatakan dirinya pada saat kejadian berada dekat dengan lokasi tewasnya Ladimi. Ia mengaku sempat mendengar suara pohon roboh dan mendengar suara minta tolong. "Mendengar suara minta tolong saya langsung bergegas mencari sumbernya. Setelah sampai korban sudah tidak bernyawa lagi dengan ditemani anaknya yang saat itu menunggu bantuan datang dari warga desa," ungkap Udi. (RISKI RIVALDO/B-2)
Ladimi Tewas Tertimpa Pohon Karet
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







