BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksanaan Anggaran pada 2018 mendatang adalah tahun kedua pelaksanaan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng). RPJMD ini adalah manifestasi dari visi-misi Gebernur Kalteng Sugianto Sabran.
Lalu apa yang dikejar gubernur muda ini pada pelaksanaan APBD 2018 mendatang? Ternyata sasaran gubernur ini ingin berkonsentrasi meningkatkan daya saing daerah.
“Tema atau agenda pembangunan Kalteng 2018 sesuai RPJMD adalah ‘Peningkatan Daya Saing Daerah Berbasis Sumber Daya Alam (SDA) Disertai Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Berkualitas,” kata Sugianto, Senin (20/11/2017).
“Adapun prioritas pembangunan 2018 diarahkan untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian dalam arti luas,” imbuhnya.
Untuk merealisasikan sasaran tersebut, pada APBD 2018 dibekali dengan proyeksi anggaran yang masih defisit. Skema Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 4,412 triliun sedangkan Belanja Daerah mencapai Rp 4,524 triliun. (ROZIQIN/B-11)
Lalu apa yang dikejar gubernur muda ini pada pelaksanaan APBD 2018 mendatang? Ternyata sasaran gubernur ini ingin berkonsentrasi meningkatkan daya saing daerah.
“Tema atau agenda pembangunan Kalteng 2018 sesuai RPJMD adalah ‘Peningkatan Daya Saing Daerah Berbasis Sumber Daya Alam (SDA) Disertai Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Berkualitas,” kata Sugianto, Senin (20/11/2017).
“Adapun prioritas pembangunan 2018 diarahkan untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian dalam arti luas,” imbuhnya.
Untuk merealisasikan sasaran tersebut, pada APBD 2018 dibekali dengan proyeksi anggaran yang masih defisit. Skema Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 4,412 triliun sedangkan Belanja Daerah mencapai Rp 4,524 triliun. (ROZIQIN/B-11)








