BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak lembaga pelatihan kerja (LPK) swasta bekerja sama menurunkan angka pengangguran. Salah satunya dengan menyediakan jurusan pelatihan sesuai kebutuhan lapangan kerja.

Saat ini angka pengangguran di Kotim sebesar 3,2% dari jumlah penduduk. Pemkab menargetkan angka tersebut turun hingga jadi 2%.

"Kami ingin LPK di Kotim dapat bekerjasama menurunkan angka pengangguran dengan cara menyediakan jurusan yang memang dibutuhkan perusahaan yang ada di Kotim ini," ujar Kabid Pelatihan dan Peningkatan Produktivitas Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kotim, Bahalap.

Ia mencontohkan, keahlian yang banyak dibutuhkan lapangan kerja saat di antaranya tenaga mekanik, operator alat berat, dan komputer. Karena itu, jurusan keahlian itulah yang sebaiknya dikembangkan oleh LPK.

"Dengan menyediakan jurusan sesuai kebutuhan pasar kerja maka perusahaan akan dengan mudah merekrut tenaga kerja," kata Bahalap.

Namun, jika hal itu tidak terpenuhi, dengan sendirinya perusahaan yang ada sulit untuk menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga untuk memenuhi tenaga kerja, perusahaan mendatangkan dari luar daerah. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)