BORNEONEWS, Sukamara - Pendampingan yang dilakukan anggota TNI terhadap para petani dalam Program Cetak Sawah. Hal itu merupakan bentuk dukungan dan upaya peningkatan swasambeda pangan di Sukamara.

"Tiga tahun yang lalu, Panglima TNI melakukan penandatanganan MoU dengan Kementerian Pertanian dalam rangka pendampingan bagi petani untuk peningkatan swasembada pangan," ujar Perwira Penghubung Kodim 1014 Pangkalan Bun di Sukamara, Mayor Inf Supriyanto, jumat (24/11/2017).

Menurut Supriyanto, pentingnya dalam peningkatan swasembeda pangan sangat berpengaruh terhadap ketahanan sebuah negara. Sehingga perlu adanya pendampingan dari TNI untuk kesuksesan program tersebut.

"Itulah sebabnya kenapa kita melakukan pendampingan terhadap swasembada pangan," ujarnya.

Adapun program cetak sawah di Kabupaten Sukamara seluas 100 hektare. Lahannya tersebar di tiga kecamatan seperti Pantai Lunci, Jelai dan Sukamara.

"Di Kecamatan Sukamara ada 14 hektare, di Kecamatan Jelai 46 Hektare, dan di Desa Sungai Baru Kecamatan Pantai Lunci 40 hektare," kata Supriyanto. (NORHASANAH/B-11)