BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Seperti yang telah diprediksi Ketua Panitia Parade Syair Maulid ke-13 Se Kalimantan, M Hafidzi, pada malam penutupan acara kegiatan, warga bakal padati arena kegiatan yang bertempat di Bukit Ngalangkang, Sabtu (26/11/2017) malam.
Walau hujan, warga baik anak-anak, remaja, orang dewasa hingga orang tua berbondong-bondong menyaksikan penampilan peserta. Mereka rela berdiri karena tempat pelaksanaan yang basah dan becek akibat hujan.
Apalagi pada malam terakhir, berdasarkan pantauan Borneonews jumlah warga lebih banyak jika dibandingkan dengan malam-malam sebelumnya. Dan panitia pun sudah mempersiapkan penampilan-penampilan dari group-group habsyi jawara yang akan tampil pada malam tersebut.
Dalam laporannya, M Hafidzi mengatakan, dari awal sampai akhir kegiatan, di antara 92 grup habsyi yang ikut serta berpartisipasi, ada satu yang batal tampil yaitu dari Kabupaten Batu Licin, Kalimantan Selatan. "Hal ini karena jarak yang cukup jauh, belum lagi kondisi jalannya yang akhir-akhir ini sering diguyur hujan," ungkapnya.
Dalam pelaksanaan untuk tahun ini, sambung Hafidzi, ada yang berbeda, yakni kejuaran khusus tingkat Kabupaten Kapuas. "Mengingat partisipasi dari grup lokal meningkat dan banyak," sambungnya.
Tak lupa, dia mengapresiasi penonton parade syair maulid walaupun dilanda hujan. "Alhamdulillah, penonton masih membeludak. Pastinya hujan ini menjadi tantangan kami bagaimana agar pelaksanaan parade syair maulid ini berjalan dengan baik dan lancar dan dipenuhi penonton," sebut dia.
Diakhir kata, dirinya berharap agar pelaksanaan kegiatan seperti ini bisa terus digelar kendati bukan di Kabupaten Kapuas. "Kita siap bantu pelaksanaannya, kita selalu siap," tegasnya.
Menyambut itu, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengapresiasi panitia pelaksana yang telah melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik. "Saya bangga kepada Panitia," sebutnya.
Bupati berpesan kepada Panitia agar melakukan koordinasi supaya dana bisa dianggarkan dengan lancar sehingga pelaksanaannya tidak bertepatan dengan musim hujan. "Jadi itu nanti agar bisa dibicarakan bagaimana baiknya," ucapnya.
Dirinya juga berpesan kepada para peserta agar berkompetisi dengan sportif, dan berjiwa besar. "Ada yang jawara dan ada yang belum, yang terpenting ajang ini untuk menjalin silaturrahim," pungkasnya. (HAMDI/B-2)
Meski Hujan, Warga Tetap Antusias Menonton Penutupan Parade Syair Maulid
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kapuas Bakar Bekas Bangunan Usang, Tidak Ada Rumah Warga yang Terbakar
Waterfront City Kapuas Bakal Dilengkapi Tempat Duduk, Material Lantai Masih Dibahas
Waterfront City Kapuas Bukan untuk Bongkar Muat, Kendaraan Dibatasi 8 Ton
Waterfront City Terhubung dengan Dermaga KP3, Dishub Siapkan Gerbang Penghubung
Waterfront City Kapuas Sudah Lewati Dermaga KP3, Ditarget Tembus Ujung Murung 12 November 2026
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…






