BORNEONEWS, Palangka Raya - Momentum berakhirnya masa bakti kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) per 2017, mendapat perhatian publik, terutama kalangan pemuda. Sebab KNPI memang wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan (OKP), bukan berhimpunnya pemuda secara perorangan.

Ini lantaran belum tanda-tanda akan segeranya dihelat Musyawarah Provinsi (Musprov) KNPI, forum tertinggi untuk memutuskan target, sasaran, program kerja, dan misi kepengurusan tiga tahunan, yang ditutup dengan suksesi kepemimpinan baru.

Anggota Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kalteng Daryana, memerhatikan suara yang muncul belakangan ini, menyarankan agar kepengurusan yang ada sekarang, berpedoman kepada SK Kepengurusan yang dipegang dan menjadi dasar menjalankan amanat dari DPP KNPI.

"Kalau memang sudah waktunya (sesuai SK) bahwa masa bakti selesai, ya alangkah baiknya segera dilaksanakan Musprov. Dasarnya kan SK itu," saran Daryana kepada Borneonews, Minggu (26/11/2017).

Di tempat terpisah, Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kalteng, Muhammad Jalaludin menilai masa kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kalteng periode kepengurusan 2014-2017 sudah berakhir di November ini.

Karena sudah selesai, maka jajaran pengurus dibawah komando Ketua KNPI, harus segera mempersiapkan penyelenggaraan Musprov. Ini merupakan Program Kerja Wakil Ketua I Bidang Organisasi, sebagai wahana melaksanakan regenerasi kepengurusan.

"Ini sebagai tugas Pengurus KNPI dan OKP yang bernaung di dalamnya untuk mengingatkan. Jadi kalau belum diprogramkan, supaya segera dijadwalkan rapat untuk membahas persiapan Musprov karena masa kepengurusan telah selesai," kata dia.

Selain agar proses regenerasi kepengurusan berjalan, pihaknya selaku OKP bisa mengevaluasi program kepengurusan sejauh mana pelaksanaannya. Jalaludin berharap, akhir bulan ini juga sudah ada pembahasan agenda Musprov. Apalagi pada 2018 nanti sudah masuk tahun politik karena berlangsungnya Pilkada Serentak di 10 daerah di Kalteng. Supaya tidak ada tendensi politik, ia pun menyarankan agar akhir tahun sudah terlaksana. (ROZIQIN/B-5)