BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemberian vaksin rabies kepada hewan peliharaan warga di Kabupaten Kapuas tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sebab, masih ada warga yang menolak hewan peliharaannya divaksin. Walaupun, petugas kesehatan sudah memberikan penjelasan kepada warga bahwa vaksinasi tidak berpengaruh terhadap kesehatan hewan peliharaan.
"Kebanyakan masyarakat menolak kalau hewan peliharaan diberikan vaksinasi dengan alasan nanti tidak menggonggong lagi, mati dan sulit ditangkap," ungkap Kasi Kesehatan Hewan drh Anik Ariswandari di ruang kerjanya, Senin (27/11/2017).
Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi bekerja sama dengan Dians Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Provinsi Kalteng. "Kami sudah melakukan sosialisasi rabies dengan sasaran tokoh agama, tokoh masyarakat, Koramil, Polsek dan penyuluh petanian yang nantinya menyampaikan kepada warga pentingnya vaksinansi rabies kepada hewan peliharaan," terangnya.
Hingga November 2017 ini, sudah 3.200 ekor anjing, kucing dan kera yang mendapatkan vaksin. "Sampai akhir bulan Novemver 2017 ini kita sudah memberikan vaksinasi terhadap hewan peliharaan masyarakat sekitar 3.200 ekor anjing, kucing dan kera," pungkas drh Anik Ariswandari. (DJIMMY NAPOLEON/B-2)
Banyak Warga Tolak Hewan Peliharaannya Divaksin
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kapuas Bakar Bekas Bangunan Usang, Tidak Ada Rumah Warga yang Terbakar
Waterfront City Kapuas Bakal Dilengkapi Tempat Duduk, Material Lantai Masih Dibahas
Waterfront City Kapuas Bukan untuk Bongkar Muat, Kendaraan Dibatasi 8 Ton
Waterfront City Terhubung dengan Dermaga KP3, Dishub Siapkan Gerbang Penghubung
Waterfront City Kapuas Sudah Lewati Dermaga KP3, Ditarget Tembus Ujung Murung 12 November 2026
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…






