BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Syahbana meminta agar serapan anggaran diakhir tahun ini terus digenjot, meski dalam kurun dua pekan ke depan sudah memasuki masa akhir tutup buku.

"Maka dari itu waktu yang tersisa ini diharapkan bisa maksimal untuk menjalankan program yang tengah berjalan agar anggaran bisa terserap optimal," kata Syahbana, Selasa (28/11/2017).

Lanjut Syahbana, paling tidak di akhir tahun anggaran terserap diangka 80-90 persen. Namun menurutnya presentase sangat sulit tercapai pasalnya kegiatan ada yang tidak terlaksanaka seperti halnya sejumlah program tahun jamak.

"Selain itu juga pembangunan jalan yang masuk kawasan hutan juga harus ditunda," tegas politisi partai Nasdem ini.

Diungkapkanya serapan anggaran yang maksimal akan mampu mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kotim dan secara langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Syahbana juga menegaskan jika memang waktu tidak memungkinkan untuk mengebutkan serapan anggaran ia meminta agar jangan dipaksakan, karena dengan tidak terserapnya oiptimal anggaran resiko tidak terlalu besar.

Menurutnya percuma anggaran maksimal terserap tapi ujung-ujungnya nanti serapan yang tergesa-gesa itu menyababkan masalah terutama bagi mereka yang menjadi kuasa pengguna anggaran dan penanggungjawab kegiatan baik itu secara administrasi maupun secara hukum. (NACO/B-5)