BORNEONEWS, Palangka Raya - Walikota Palangka Raya, Riban Satia mendoakan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya segera berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya.
Doa walikota ini disampaikan saat Riban Satia mengadakan acara ramah tamah sekaligus jamuan makan malam kepada dekan syariah dari seluruh Indonesia, Senin (27/11/2017).
Dalam acara ramah tamah dan santap makan malam di pendopo rumah jabatan walikota di Jalan Diponegoro itu juga dihadiri Rektor IAIN Palangka Raya, DR Ibnu Elmi AS Pelu.
Doa walikota ini sangat beralasan dan dipastikan akan segera terwujud. Setahu Riban sebagian indikator untuk berubah status dari IAIN menjadi UIN sudah terpenuhi.
Di antaranya status kampus IAIN Palangka Raya sudah terakreditasi B, dosen bergelar dokter sudah banyak, kampusnya megah, dan jumlah mahasiswanya sudah banyak, dan lainnya.
"Dulu IAIN ini bernama Fakultas Tarbiyah kemudian menjadi STAIN, dan kemudian menjadi IAIN dan diharapkan menjadi UIN, karena jumlah mahasiswanya sudah banyak," sebutnya. (ROKIM/B-6)
Doa walikota ini disampaikan saat Riban Satia mengadakan acara ramah tamah sekaligus jamuan makan malam kepada dekan syariah dari seluruh Indonesia, Senin (27/11/2017).
Dalam acara ramah tamah dan santap makan malam di pendopo rumah jabatan walikota di Jalan Diponegoro itu juga dihadiri Rektor IAIN Palangka Raya, DR Ibnu Elmi AS Pelu.
Doa walikota ini sangat beralasan dan dipastikan akan segera terwujud. Setahu Riban sebagian indikator untuk berubah status dari IAIN menjadi UIN sudah terpenuhi.
Di antaranya status kampus IAIN Palangka Raya sudah terakreditasi B, dosen bergelar dokter sudah banyak, kampusnya megah, dan jumlah mahasiswanya sudah banyak, dan lainnya.
"Dulu IAIN ini bernama Fakultas Tarbiyah kemudian menjadi STAIN, dan kemudian menjadi IAIN dan diharapkan menjadi UIN, karena jumlah mahasiswanya sudah banyak," sebutnya. (ROKIM/B-6)








