BORNEONEWS, Sampit - Jumlah narapidana dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit masih over kapasitan, namun jumlahnya sejauh ini sedikit berkurang setelah beberapa napi dikirim ke dua lapas, yakni di Kasongan dan Palangka Raya, belum lama ini.

Kepala Lapas Sampit, M Khaeron mengatakan, saat ini jumlah napi dan tahanan mencapai 700 orang itu terdiri dari warga binaan pemasyarakat (WBP) pria, wanita dan anak-anak dan masih didominasi terhadap UU Narkotika.

"Kalau beberapa waktu lalu jumlah WBP kita di atas 700 namun sekarang sudah berkurang karena 20 napi kita kirim ke Lapas Kasongan dan Lapas Palangka Raya," kata Khaeron, Rabu (29/11/2017).

Meski demikian menurut Khaeron situasi dalam lapas berjalan aman dan tertib, bahkan sampai saat ini tidak ada masalah yang dihadapi begitu berarti dalam lapas yang berlokasi di kawasan Jalan Pramuka Sampit tersebut.

"Kalian dengar saja dari sini ada enggak suara ribut tidak adakan padahal jumlahnya 700 orang, padahal jumlah petugas kita yang bertugas hanya 5 orang," tukasnya.

Khaeron mengaku tidak henti-hentinya mengingatkan anak buahnya agar dalam melakukan pembinaan melalui sistem pendekatan. "Tidak usah teriak-teriak kalau akhirnya buat jengkel saja, masih bisa dengan cara yang lain," tandasnya. (NACO/B-5)