BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bakal calon bupati dan wakil bupati 2018-2023, Taji Pranito-Gandhi Nuswantara secara resmi menyerahkan syarat dukungan kepada KPU Lamandau, Rabu (29/11/2017).
Keduanya optimistis jika berkas dukungan yang berjumlah 6.016 foto kopi itu akan lolos verifikasi dan mengantarnya menjadi calon tetap.
"Kami yakin jika bukti dukungan yang kami bawa ini akan lolos verifikasi KPU, karena dukungan ini kami peroleh dengan benar hasil kerja keras tim di lapangan," ungkap Taji Pranito.
Dia juga mengaku bukti dukungan baik berupa foto kopi e-KTP maupun surat keterangan (SuKet) diperoleh dengan valid dan langsung dari masyarakat yang tersebar diseluruh kecamatan dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan terakhir.
Taji Pranito juga menyebut adanya keputusan maju bersam Gandhi merupakan hasil dari berbagai pertimbangan, termasuk kenapa memilih jalur perseorangan, padahal yang bersangkutan merupakan kader PDI Perjuangan.
Hal senada diutarakan Gandhi Nuswantara. Pria yang selama ini dikenal sebagai mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamandau periode 2013-2016 serta cukup aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan ini mengaku optimis jika bukti dukungan yang didapatnya akan berkomitmen mendukungnya dan tidak akan pindah ke lain hati.
"Saya yakin dan percaya jika dukungan yang didapat ini akan berkomitmen mendukung kami, seraya kami juga akan terus berikhtiar meyakinkan masyarakat lainnya agar dapat sama-sama berjuangan bersama kami," ujarnya. (HENDI NURFALAH/B-6)
Keduanya optimistis jika berkas dukungan yang berjumlah 6.016 foto kopi itu akan lolos verifikasi dan mengantarnya menjadi calon tetap.
"Kami yakin jika bukti dukungan yang kami bawa ini akan lolos verifikasi KPU, karena dukungan ini kami peroleh dengan benar hasil kerja keras tim di lapangan," ungkap Taji Pranito.
Dia juga mengaku bukti dukungan baik berupa foto kopi e-KTP maupun surat keterangan (SuKet) diperoleh dengan valid dan langsung dari masyarakat yang tersebar diseluruh kecamatan dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan terakhir.
Taji Pranito juga menyebut adanya keputusan maju bersam Gandhi merupakan hasil dari berbagai pertimbangan, termasuk kenapa memilih jalur perseorangan, padahal yang bersangkutan merupakan kader PDI Perjuangan.
Hal senada diutarakan Gandhi Nuswantara. Pria yang selama ini dikenal sebagai mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamandau periode 2013-2016 serta cukup aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan ini mengaku optimis jika bukti dukungan yang didapatnya akan berkomitmen mendukungnya dan tidak akan pindah ke lain hati.
"Saya yakin dan percaya jika dukungan yang didapat ini akan berkomitmen mendukung kami, seraya kami juga akan terus berikhtiar meyakinkan masyarakat lainnya agar dapat sama-sama berjuangan bersama kami," ujarnya. (HENDI NURFALAH/B-6)








